Info Unik dan Menarik Terbaru

Aplikasi Breindebaas Membantu Masalah Pecandu Alkohol

Advertisement
Aplikasi Breindebaas Membantu Mengurangi Masalah Pecandu Alkohol - Masalah pecandu alkohol adalah hal yang jamak diberbagai negara yang ada didunia ini, hal ini merupakan hal serius tentunya. Selain pecandu alkohol akan merugikan kesehatan tentu juga bisa merugikan orang lain. Sebuah aplikasi bernama Breindebaas kini diciptakan untuk mengatasi masalah pecandu alkohol.

Breindebaas, adalah sebuah aplikasi terbaru yang dapat membantu meringankan permasalahan penyalahgunaan alkohol di dunia. Jutaan masyarakat di seluruh dunia terjangkit masalah serius ini, tetapi banyak dari mereka yang tidak mau mencari bantuan untuk mengobati kecanduan mereka, atau melakukan pengobatan.
Tujuan Apliklasi Breindebaas
Breindebaas bertujuan untuk mengatasi mengurangi masalah pecandu alkohol dengan cara menyajikan sebuah permainan cepat dan mudah untuk membantu meningkatkan kemampuan ‘rewire’ otak mereka untuk menjauh dari kecanduan terhadap alkohol. Meskipun tidak berarti membantu ‘menyembuhkan’ penyalahgunaan alkohol secara total, namun aplikasi ini dapat digunakan sebagai terapi kecanduan untuk membantu minimalisir risiko kambuhnya kecandual alkohol. Apliklasi Breindebaas juga bisa berfungsi sebagai langkah pertama penyembuhan bagi mereka yang belum siap untuk menyembuhkan kecanduan mereka kepada ahlinya.

Proses Pengunaan Aplikasi Breindebaas
Aplikasi ini bertujuan untuk mengganggu proses alam bawah sadar yang memberikan pecandu alkohol melalui proses yang disebut dengan cognitive bias modification (CBM). Permainan akan meminta pengguna untuk menarik minuman non-alkohol dan menjauhkan minuman beralkohol dengan gerakkan menggesek. Hal ini dimaksudkan untuk digunakan selama dua kali seminggu selama tiga minggu dan setiap sesi latihan berlangsung selama sepuluh menit. Pengembang aplikasi berharap bahwa dengan melakukan hal tersebut secara berulang dapat mengubah reaksi otak dan pola pikir pecandu alkohol dengan menjauhkan pengguna dari penyalahgunaan alkohol.

Hasil Penelitian
Penelitian terakhir menggunakan CBM telah menunjukkan bahwa teknik pelatihan otak dapat membantu mengurangi risiko kambuh sebesar 10 persen. Namun para peneliti menekankan bahwa dengan menggunakan aplikasi saja tidak cukup untuk mengobati kecanduan, melainkan sebagai salah satu cara untuk membantu masyarakat untuk berjuang melawan masalah minum-minuman keras.



Sumber: Dana Dovey/medicaldaily.com

Back To Top