Info Unik dan Menarik Terbaru

Ini dia 5 Kelompok MGMP SMA di Kota Cirebon Mengikuti Program Guru Pembelajar

Advertisement
Mediamasha.com - Dalam rangka mengembangkan keprofesian guru yang berkelanjutan agar peran guru sebagai  guru pembelajar lebih berkualitas, 5 (lima) kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMA menggelar kegiatan diklat peningkatan karir bagi guru pembelajar, dimana pembukaan acara tersebut dilaksanakan di Aula Gedung Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Senin (19/9).

Koordinator panitia kegiatan guru pembelajar tingkat SMA Kota Cirebon, Ade Sukarna mengatakan, acara pembukaan diklat peningkatan karir guru pembelajar ini dihadiri oleh beberapa narasumber diantaranya, Kadisdik Kota Cirebon, Kabid Dikmen dan pemateri lainnya.



Dikatakan, 5 kelompok MGMP yang menjadi peserta diklat ini, yakni MGMP Fisika, Biologi, Bahasa Indonesia, Geografi dan Ekonomi.

“Hari ini Senin (19/9) hanya acara pembukaan dan diisi dengan beberapa materi pengantar, nantinya kegiatan ini dilanjutkan di sanggarnya dan pada jadwalnya masing-masing etuap kelompok MGMP,” kata Ade kepada fajarnews.com, saat ditemui di sela acara.

Ia menjelaskan, jumlah peserta masing-masing MGMP yang hadir dan mengikuti diklat ini, untuk mata pelajaran Geografi sebanyak 29 guru, Bahasa Indonesia 40 guru, Biologi 40 guru, dan Ekonomi 40 guru. Jumlah keseluruhan yang hadir sebanyak 196 guru SMA Se-kota Cirebon.

“Pembahasan materi dalam pembukaan diklat kali ini ada tiga yakni kebijakan program guru pembelajar, pemantapan penilaian kinerja guru dan pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inofatif,” jelasnya.

Ade mengungkapkan, kegiatan diklat guru pembelajar ini diharapkan seluruh guru yang mengikuti diklat nantinya akan meningkat dalam hal kompetensi akademiknya dan dapat meningkatkan dalam karirinya.

Menurutnya, moda pembelajaran diklat ini menggunakan moda daring kombinasi yakni dengan tatap muka dan melalui dalam jaringan atau daring.

“Guru pembelajar ini diambilnya dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015. Jadi, guru yang memperoleh nilai di bawah 55 maka diberi kesempatan mengikuti guru pembelajar. Mudah-mudahan dengan mengikuti diklat ini nilai UKGnya dapat meningkat, sehingga dapat mencapai nilai kelulusan UKG 2016 yakni 65,” ungkapnya.

Sementara, Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Sri Wahyuning Hadi mengungkapkan, dalam rangka pemerintah menindaklanjuti hasil UKG, maka diselenggarakan program guru pembelajar ini dengan tiga moda pembelajaran tergantung pada hasil dari nilai UKG tersebut.

Menurutnya, ada tiga alasan bahwa guru juga harus terus belajar, yakni profesi guru merupakan bidang pekerjaan yang khusus dilaksanakan dengan profesionalitas, guru harus mampu beradaptasi dengan perubahan, dan guru harus dapat menginspirasi peserta didik untuk menjadi subjek pembelajar yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif.

“Indikator keberhasilan program ini apabila pelaksanaan guru pembelajar ini bisa meningkatkan hasil UKG berikutnya, karena setiap tahun ada UKG, mudah-mudahan setelah program guru pembelajar ini selesai UKG tahun ini hasilnya bagus dan lebih baik,” harapnya
Tag : Nasional
Back To Top