Info Unik dan Menarik Terbaru

Menikmati Kopi Owa Dari Petungkriyono

Advertisement
Menikmati Kopi Owa Dari Petungkriyono - Mungkin Anda adalah salah satu pecinta kopi, jika iya maka Anda juga harus mencoba Kopi Petungkriyono atau lebih dikenal dengan sebutan "Kopi Owa" yang sudah lumayan tersohor di berbagai daerah di Indonesia. Jika Anda berkunjung di Petungkriyono, Anda bisa menikmati kopi, sambil mendengar suara lengkingan owa jawa bertalu-talu terdengar. Pokoknya Anda dijamin tidak akan rugi datang ke Petungkriyono.
kopi yang tumbuh liar di Petungkriyono
Terletak di sebelah utara Kabupaten Pekalongan, hutan ekowisata Petungkriyono merupakan daerah pegunungan dimana sebagian wilayah merupakan daerah dataran tinggi kawasan Dieng. Luas wilayah 7.358,523 Ha yang sebagian besar adalah hutan Negara seluas 5.189,507 Ha. Luas pemukiman hanyalah 119,652 Ha (16 %) dari luas wilayah. Kecamatan Petungkriyono secara geografis terletak di bagian selatan wilayah Kabupaten Pekalongan jarak antara Desa Sokokembang, kurang lebih 5 Km dari Kec. Doro. dari Pasar doro ambil arah Ke  Selatan Petungkriyono. Dari situ ikuti jalan terus sesampainya di pertigaan ambil arah kanan ada gapura bertuliskan EKOWISATA PETUNGKRIYONO masuk dan akan menemuhi hutan tua dengan jalan berkelok setelah sampai di desa pertama setelah hutan di situlah KOPI OWA JAWA DI PRODUKSI.

Diantara sisa-sisa hutan hujan tropis jawa, kopi dari hutan Sokokembang Petungkriyono tumbuh dibawah naungan pohon-pohon alami yang dihuni oleh satwa-satwa endemik Jawa, seperti Owa Jawa. Kopi ini tumbuh liar dan diproses secara tradisional oleh masyarakat sekitar hutan di dusun Sokokembang, Desa kayupuring Kec. Petungkriyono Kab. Pekalongan yang tetap mempertahankan pohon-pohon alami sebagai naungan, telah mempunyai konsekuensi yang penting bagi konservasi habitat Owa Jawa dan satwa-satwa endemik lainnya.

Selain menjadi rumah bagi satwa, hutan Petungkriyono juga memiliki potensi sumberdaya alam yang melimpah terutama hasil tanaman kopinya. Biji-biji kopi lokal telah lama membantu masyarakat setempat untuk mendapatkan mata pencaharian serta menghidupi keluarga mereka sehari-hari.

Kopi Petungkriyono atau lebih dikenal dengan sebutan "Kopi Owa" sudah lumayan tersohor di berbagai daerah di Indonesia. Bila Anda mengaku sebagai pecinta kopi belum lengkap rasanya jika Anda belum mencium aroma serta mencicipi kenikmatan menyeruput kopi owa Petungkriyono.

Dengan mengolah kopi, masyarakat di sekitar hutan sejahtera dan alas Petungkriyono tetap lestari. Di sisi lain, dilihat dari segi ekonomi, bahwa masyarakat sekitar hutan membudidayakan kopi sebagai mata pencaharian. Kopi-kopi yang telah jadi (dalam bentuk kemasan) dijual di swalayan-swalayan setempat sampai keluar kota. Harganya pun terbilang cukup mahal.
bentuk kemasan kopi owa
Adapula yang menjual di warung atau kediamannya sendiri. Seperti pak Tasuri yang kebetulan adalah pengelola Soko Kembang Eco Adventure. Tepat di depan rumahnya, sebuah ruangan sederhana yang disulapnya menjadi kedai dengan nama omah Owa. Omah Owa sering dijadikan tempat singgah para pengunjung dari berbagai penjuru, mulai dari mahasiswa dalam dan luar kota, pemerintah daerah, serta para peneliti primata dan hutan dari dalam dan luar negeri serta menikmati kopi owa dari petungkriyono.


Semoga informasi mengenai Kopi Owa Dari Petungkriyono bisa menjadi referensi anda untuk berlibur sekalian menikmati nikmatnya kuliner kopi owa khas petungkriyono, tapi ingat Anda juga harus tetap menjaga kelestarian primata dan hewan yang hidup di hutan petungkriyono.
Tag : Kuliner, Wisata
Back To Top