Info Unik dan Menarik Terbaru

Pengertian Galaksi Dan Terbentuknya

Advertisement
Pengertian Galaksi Dan Terbentuknya - Begitu banyak hal yang belum kita ketahui di alam semesta, begitu banyak macam galaksi yang ada. Para peneliti ilmuwan yang mempelajari galaksi saja masih belum bisa menguak banyak, tentang galaksi apa lagi bagi orang awam. Seperti misteri lukisan raksasa yang ada dipermukaan bumi (eartwork) yang belum juga terpecahkan. Meskipun sebagai orang awam tidak ada salahnya jika sedikit mengetahui tentang apa itu pengertian galaksi dan bagaimana terbentuknya. Untuk lebih baiknya lagi sebaiknya Anda membaca pengertian galaksi dan terbentuknya, dibawah ini.
Galaksi adalah sebuah sistem masif yang terikat gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu medium antarbintang, dan materi gelap–komponen yang penting namun belum begitu dimengerti. Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani galaxias (γαλαξίας), yang berarti "seperti susu," yang merujuk pada galaksi Bima Sakti (bahasa Inggris: Milky Way [jalan susu]). Galaksi yang ada berkisar dari galaksi katai dengan hanya sepuluh juta (107) bintang hingga galaksi raksasa dengan seratus triliun (1014) bintang, yang semuanya mengorbit pada pusat massa galaksi masing-masing. Matahari adalah salah satu bintang dalam galaksi Bima Sakti; tata surya termasuk bumi dan semua benda yang mengorbit Matahari.

Tiap galaksi memiliki jumlah sistem bintang dan gugus bintang yang beragam, demikian juga jenis awan antarbintangnya. Di antara galaksi-galaksi ini tersebar medium antar bintang berupa gas, debu, dan sinar kosmis. Lubang hitam supermasif terdapat di pusat sebagian besar galaksi. Diperkirakan lubang hitam supermasif inilah penyebab utama inti galaksi aktif yang ditemukan pada sebagian galaksi. Galaksi Bima Sakti diketahui memiliki setidaknya satu lubang hitam supermasif.

Secara historis galaksi dikelompokkan berdasarkan bentuk terlihatnya atau biasa disebut morfologi visualnya. Bentuk yang umum adalah galaksi eliptis, yang memiliki profil cahaya berbentuk elips. Galaksi spiral adalah galaksi berbentuk cakram dengan lengan galaksi yang melengkunng dan berisi debu. Galaksi dengan bentuk yang tak beraturan atau tidak biasa disebut galaksi tak beraturan dan biasanya disebabkan karena gangguan oleh tarikan gravitasi galaksi tetangga. Interaksi yang demikian antara galaksi-galaksi yang berdekatan dapat menyebabkan penggabungan, yang terkadang meningkatkan jumlah pembentukan bintang hingga menghasilkan galaksi starburst.

Kemungkinan terdapat lebih dari 170 miliar (1,7 × 1011) galaksi dalam alam semesta teramati. Sebagian besar berdiameter 1000 hingga 100.000 parsec dan biasanya dipisahkan oleh jarak beberapa juta parsec (atau megaparsec). Ruang antar galaksi diisi oleh gas tipis dengan kerapatan massa kurang dari satu atom per meter kubik. Sebagian besar galaksi diorganisasikan ke dalam sebuah hirarki himpunan yang disebut kelompok dan gugus, yang pada gilirannya membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut gugus raksasa. Dalam skala terbesar himpunan-himpunan ini umumnya tersusun dalam lapisan dan untaian yang dikelilingi oleh kehampaan yang sangat luas.

Meskipun belum dipahami secara menyeluruh, materi gelap kemungkinan menyusun sekitar 90% dari massa sebagian besar galaksi. Data pengamatan menunjukkan lubang hitam supermasif kemungkinan ada di pusat dari banyak (kalau tidak semua) galaksi.


Semoga informasi mengenai Pengertian Galaksi Dan Terbentuknya bisa menambah wawasan Anda dan lebih mengerti tentang apa itu pengertian galaksi, banyaknya galaksi yang ada didunia. Tentunya yang masih menyimpan misteri dan sangat menarik untuk dikulik informasinya. Semoga dengan teknologi yang semakin berkembang lebih bisa membantu para ilmuwan untuk lebih mengeksplor alam semesta. Bahkan dengan teknologi teleskop yang sederhana pun Anda bisa meneliti luar angkasa.
Tag : Teknologi
Back To Top