Info Unik dan Menarik Terbaru

Bahaya Bayi Tidur Telungkup Yang Harus Diketahui Orang Tua

Advertisement
Bahaya Bayi Tidur Telungkup - Bagi sebagian masyarakat mungkin mengira tidur telungkup untuk bayi sangat bagus untuk pengembangan jantung dan juga menguatkan otot-otot pernapasannya. Tetapi, banyak berita yang menyatakan bahwa tidur telungkup bisa menyebabkan bayi meninggal mendadak atau yang sering di sebut SIDS ( Sudden Infant Death Syndrom).
Penyebab dari kematian mendadak ini memang belum jelas asal-usulnya. Namun di negara barat seperti Eropa contohnya, SIDS ini sering dikaitkan dengan posisi tidur telungkup pada bayi. Hal ini dikaitkan dengan banyaknya bayi-bayi dibawah usia 12 bulan yang mengalami kematian mendadak karena tidur dengan posisi telungkup.

SIDS dikatakan memiliki hubangan belum matangnya pusat saraf pernapasan pada bayi. Namun jika si bayi sudah bisa tidur telungkup dengan sendirinya, maka bisa dibilang pusat saraf pernapasan bayi itu sudah mulai ikut berkembang sehingga tidak ada masalah jika ia tidur telungkup. Bagi bayi yang saraf pusat pernapasannya belum berkembang, bisa mengalami sesak nafas saat ditidurkan dengan posisi telungkup. Tidur telungkup sebenernya tidak seberbahaya itu jika kita selalu berhati-hati terhadap bahaya sesak nafas. Justru tidur telungkup dapat membuat tidur bayi jauh lebih nyenyak daripada tidur telentang.

Berikut Bahaya Bayi Tidur Telungkup yang perlu Anda ketahui :
  1. SIDS merupakan penyebab utama kematian bayi yang berusia 1 s/d 12 bulan dan sebagian besar terjadi pada bayi yang berusia 6 bulan kebawah.
  2. Kasur yang terlalu empuk dan bayi diselimuti kain atau selimut yang lembut pada saat dia tidur telungkup bisa menjadi penyebab utama kematian bayi oleh SIDS.
BERIKUT CARA MENCEGAH SIDS :
  1. Jangan pernah secara sengaja menenglungkupkan bayi Anda kecuali jika bayi Anda sudah bisa tengkurap sendiri.
  2. Untuk mengurangi resiko SIDS, letakkanlah bayi pada kasur atau alas yang tidak terlalu empuk. Karena dari penjelasan saya tadi bisa dilihat alas seperti sofa, kasur air, bulu domba, atau permukaan yang lembut lainnya bisa meningkatkan resiko SIDS.
  3. Saat masih berusia 1-12 bulan, sebaiknya Anda selalu meletakan bayi Anda dengan posisi telentang. Pengecualian jika pada kurun waktu usia tersebut bayi Anda sudah bisa telungkup dengan sendirinya.
  4. Pastikan tidak ada seorangpun yang merokok di sekitar bayi Anda terutama saat bayi sedang tidur. Hal ini dikerenakan saraf pernapasan bayi belum tumbuh secara maksimal sehingga jika terhirup asap rokok akan sangat berbahaya bagi pernapasannya.
  5. Jauhkan selimut atau kain yang lembut, berbulu, dan lemas serta barang-barang yang diisi dari kapuk seperti bantal dan boneka disingkirkan dari tempat tidur saat bayi sedang tidur. Hal ini di karenakan untuk mencegah bayi Anda terselimuti atau tertindih barang-barang empuk tadi.
  6. Pastikan hidung dan mulut bayi Anda yang sedang tidur tidak tertutup oleh kain atau selimut atau bantal untuk mencegak sesak nafas.
  7. Saat tidur malam, penggunaan selimut memang sangat diperlukan untuk mencegah bayi kedinginan dan masuk angin. Namun, yang perlu diperhatikan adalah selimut yang menutupi bayi harus tidak boleh lebih tinggi dari dada sang bayi dan ujung bawah selimut yang berada di arah kaki bayi, harus diselipkan di selah-selah tempat tidur atau matras.
  8. Jangan membuat bayi Anda merasa kepanasan dan juga kedinginan. Usahakan bayi Anda merasa selalu hangat tapi tidak kegerahan. Suhu kamar diusahakan nyaman atau sejuk tetapi tidak dingin sehingga bayi tidak merasa kedinginan dan juga tidak merasa kepanasan.
  9. Jangan pakaikan bayi dengan baju yang berlapis-lapis saat tidur dan juga jangan menyelimuti bayi dengan selimut yang tebal untuk menghindari bayi kegerahan.
  10. Sebisa mungkin untuk menemani bayi Anda saat dia tidur agar bayi agar bisa di jaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Semoga informasi tentang Bahaya Bayi Tidur Telungkup diatas bisa menambah wawasan anda dalam menjaga bayi anda agar tetap sehat.
Tag : Kesehatan
Back To Top